Dukung Pemulihan Sumbar, COO BPI Danantara Lepas Pengiriman Sepablock untuk 500 Unit Huntap

Sakato.co.id – Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, secara resmi melepas pengiriman Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk pembangunan 500 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026).

Huntap tersebut dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Pelepasan dilakukan di Rumah Contoh Sepablock PT Semen Padang dan menjadi penanda dimulainya distribusi material utama untuk percepatan pembangunan rumah bagi korban bencana hidrometeorologi.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan, Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelano Azre, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Direktur Operasi Andria Delfa.

Penggunaan produk turunan semen yang dikembangkan anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN dan mitra strategis dalam mendukung program kemanusiaan serta pemulihan pascabencana.

Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Chaidir Chua, mengatakan pembangunan difokuskan di dua wilayah terdampak parah, yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam. Sebanyak 340 unit dibangun di kawasan Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dan 160 unit lainnya di Kabupaten Agam.

“Kedua wilayah ini terdampak signifikan akibat banjir bandang dan tanah longsor, sehingga banyak warga kehilangan tempat tinggal. Karena itu, kebutuhan hunian yang layak, aman, dan nyaman menjadi prioritas. Kami memanfaatkan Sepablock untuk pembangunan huntap,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan Sepablock didasarkan pada sejumlah keunggulan teknis dan fungsional. Selain memiliki desain rapi dan estetik, material ini dirancang dengan rongga khusus yang berfungsi sebagai peredam panas sehingga sirkulasi udara lebih baik dan suhu ruangan tetap sejuk.

Sementara itu, Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menyampaikan bahwa penggunaan Sepablock sebelumnya telah diterapkan melalui kolaborasi Kadin Sumbar dan Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

“Ada 10 unit huntap yang dibangun di Kampung Talang sebagai proyek percontohan penggunaan Sepablock sekaligus bukti sinergi dunia usaha dalam mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat,” katanya.

Selain bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kadin, PT Semen Padang juga menjajaki pembangunan huntap melalui anggaran APBN oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Penjajakan ini sejalan dengan kesiapan produksi kami. Kami mampu menyediakan kebutuhan Sepablock untuk pembangunan 100 hingga 120 unit huntap per bulan,” ujarnya.

Pelepasan pengiriman perdana ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja BUMN di Sumbar. Dalam agenda tersebut, Dony Oskaria juga meninjau Pelabuhan Teluk Bayur serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan huntap di Tanah Datar dan hunian sementara (huntara) di Malalo.

(*)

Komentar