Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, BRI Cabang Pariaman Genjot Digitalisasi BUMDes dan BUMNag

Sakato.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Pariaman terus bergerak aktif mendorong transformasi digital hingga ke pelosok desa. Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran sosialisasi bertajuk Digitalisasi BUMDes/BUMNag sebagai upaya memperkuat tata kelola badan usaha milik desa dan nagari dalam mendongkrak perekonomian lokal.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (9/7/2026) ini menghadirkan Department Head Ultra Mikro BRI Regional Office 3 Padang, Riana Albainah, sebagai narasumber utama untuk membedah strategi pengembangan bisnis berbasis digital.

Melalui edukasi intensif ini, para peserta yang terdiri dari pengelola badan usaha diberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi adopsi layanan digital. Pemanfaatan teknologi ini dinilai krusial untuk menciptakan sistem transaksi keuangan yang efisien dan transparan, sekaligus memperluas jangkauan pasar agar BUMDes/BUMNag mampu bersaing di era modern.

Pemimpin BRI Cabang Pariaman, Pudji Djoko Triyono, menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kunci utama dalam menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa.

“BRI berkomitmen untuk terus mendampingi BUMDes dan BUMNag dalam proses transformasi digital ini. Dengan pemanfaatan layanan keuangan digital yang tepat, kami optimistis badan usaha desa dapat berkembang lebih profesional, produktif, dan mampu menjadi penggerak utama perekonomian di wilayahnya,” ujar Pudji Djoko Triyono.

Dalam momentum tersebut, BRI turut memperkenalkan berbagai ekosistem dan solusi perbankan digital mutakhir yang dirancang khusus untuk mendukung kelancaran operasional usaha di tingkat desa. Lewat integrasi sistem ini, pencatatan keuangan dan interaksi bisnis diharapkan menjadi lebih akuntabel.

Melalui inisiasi strategis ini, BRI Cabang Pariaman kembali mempertegas posisinya sebagai mitra utama pemerintah. Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, BRI berkomitmen memperluas inklusi serta literasi keuangan masyarakat guna menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang kuat dan berkelanjutan.

(*)

Komentar