Sakato.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) periode Rabu, 2 September 2026. BMKG mengeluarkan peringatan dini status Siaga terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpeluang melanda Kabupaten Agam dan sekitarnya.
Prakirawan BMKG Minangkabau menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Sumbar pada pagi hingga siang hari secara umum didominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, masyarakat diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca signifikan mulai siang hingga malam hari.
Rincian Prakiraan Cuaca Sumatera Barat
– Pagi Hari: Cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Sumbar.
– Siang – Sore Hari: Cuaca cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kab. Solok, dan Solok Selatan. Sementara itu, wilayah Kepulauan Mentawai berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
– Malam Hari: Cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, Padang Panjang, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok Selatan, dan Sijunjung. Waspadai perluasan cuaca ekstrem, potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang mengguyur Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kab. Solok, dan Kota Solok.
– Dini Hari: Dominan berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Kepulauan Mentawai, Agam, Pariaman, dan Pasaman.
BMKG juga mencatat suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 18 – 32°C dengan tingkat kelembapan udara mencapai 65 – 98%. Angin bertiup dari arah Tenggara menuju Barat dengan kecepatan berkisar 4 – 34 km/jam.
Peringatan Dini BMKG:
SIAGA: Potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya.
WASPADA: Potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kab. Solok, dan sekitarnya.
Masyarakat yang berada di daerah rawan bencana imbau untuk tetap waspada terhadap dampak ikutan seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
(*)









Komentar